Minggu, 09 Juni 2013

PENYEBAB DAN PENANGGULANGAN BANJIR



PENYEBAB DAN PENANGGULANGAN BANJIR
Banjir adalah sebuah bencana yang diakibatkan oleh air yang menggenang atau bahkan mengalir deras tidak pada tempatnya. Inilah yang terjadi akhir-akhir ini sangat akrab dengan masyarakat Indonesia terutama dalam beberapa tahun terakhir ini. Warga Indonesia sudah sangat akrab dengan yang namanya banjir dan lebih parahnya lagi sudah terbiasa dengan banjir, contohnya saja warga Jakarta yang sebagian besar wilayahnya terendam banjir.
Banjir merupakan ancaman yang menakutkan dimana dapat merugikan secara materi maupun kesehatan. Banyak penyakit yang bermunculan ketika banjir datang yang disebabkan oleh perubahan lingkungan seperti air yang tercemar karena bercampur kotoran yang berlimbah dari sungai. Banjir diakibatkan oleh volume air disuatu badan air seperti sungai atau danau yang meluap atau menjebol bendungan sehingga air keluar dari batas alaminya.
·         Beberapa penyebab terjadinya banjir :
-          Curah hujan dalam jangka waktu panjang
-          Erosi tanah
Menyisakan batuan yang menyebabkan air hujan mengalir deras diatas permukaan tanah tanpa terjadi resapan.
-          Buruknya penanganan sampah yang menyumbat saluran-saluran air sehingga tubuh air meluap dan membanjiri daerah sekitarnya
-          Pembangunan tempat pemukiman
Tanah kosong diubah menjadi jalan atau tempat parkir yang menyebabkan hilangnya daya resap air hujan.
-          Bendungan dan saluran air yang rusak
-          Keadaan tanah yang tertutup semen, paving, atau aspal, hingga tidak menyerap air.
-          Daerah bebatuan
Daya serap air sangat kurang sehingga bisa menyebabkan banjir kiriman atau banjir bandang.
·         Dampak terjadinya banjir :
1.      Dampak Primer
-          Kerusakan fisik : mampu merusak berbagai jenis struktur termasuk jembatan, mobil, bangunan, system selokan bawah tanah, jalan raya.
2.      Dampak Sekunder
-          Persediaan air : kontaminasi air, air minum bersih mulai langka.
-          Penyakit : kondisi tidak higienis, penyebaran penyakit bawaan air.
-          Pertanian dan persediaan makanan
-          Pepohonan
-          Transportasi : jalur transportasi hancur, sulit mengirimkan bantuan darurat kepada orang-orang yang membutuhkan.
3.      Dampak Tersier/ Jangka Panjang
-          Ekonomi : kesulitan ekonomi karena penurunan jumlah wisawatan, biaya pembangunan kembali, kelangkaan makanan yang mendorong kenaikan harga, dll.
·         Penanggulangan banjir diantaranya :
a.       Memindahkan warga dari daerah rawan banjir
b.      Memindahkan banjir keluar dari warga : normalisasi sungai, megeruk endapan lumpur, menyodet-nyodet sungai.
c.       Membangun rumah-rumah panggung setinggi diatas muka air banjir
d.      Membuat kanal air : kanal air adalah sungai batuan untuk mengalirkan air sehingga air sampai ke laut.
e.       Membuat bendungan : bendungan dapat menampung air dengan ukuran yang sangat besar. Selain itu, bendungan dapat difungsikan untuk pengairan, atau pembangkit tenaga listrik.
f.       Membuat tanggul : tanggul adalah bangunan yang berbentuk tembok yang memagari pinggiran sungai.
g.      Menjaga kelestarian alam
h.      Menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya.
i.        Buat lubang biopori : dapat mencegah banjir karena dilubang ini kita bisa menaruh sampah-sampah organic yang akan membusuk dan berubah menjadi kompos yang berguna bagi tanah dan dapat dimanfaatkan untuk menampung air.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar